Namun sebenarnya ia malu, amat malu.
Matanya berbinar ceria.
Namun sebenarnya ia sedih, menahan tangis.
Senyumnya indah sempurna.
Namun sebenarnya ia kecewa, memendam amarah.
Sikapnya manis.
Namun sebenarnya ia muak, teramat benci.
Ah! Jadi sebenarnya siapa kau?
Lepaskanlah topengmu..
Untuk apa kau pertahankan..
Suatu saat kau juga akan lelah dengan 'dirimu'..
"Kalau kamu mengetahui ketika seseorang berbohong atau menyembunyikan sesuatu dari dirimu, janganlah kau menghakiminya tapi tatap saja wajahnya, mungkin kamu sedikit bisa memahami beban yang sedang dia simpan rapat-rapat itu..."
source : friend's note on facebook long time ago

No comments:
Post a Comment