Malam, gadis, potongan karton berwarna pink. dan gunting. Ditengah dinginnya malam dan diiringi dentangan jarum jam, Ia mencoba merangkai potongan karton itu menjadi sebuah rantai hati yang panjang. Bisa jadi itu representasi dari cinta dihatinya, entahlah.
Ketika sedang menggunting potongan-potongan karton tersebut, tanpa sengaja mengenai jarinya. Tidak berdarah, tidak terasa sakit. Jadi, ia lanjutkan sampai pekerjaannya selesai.
Namun, keesokan harinya, ia baru merasakan sesuatu. Di jarinya ada sebuah bekas luka guntingan yang memerah dan perih.
***
Apa memang begitu analogi sebuah luka?
Ketika kita begitu yakin sakitnya tidak terasa, bisakah kita memastikan tidak akan ada lagi perih untuk selamanya? Hanya sebuah bekas saja yang tanpa rasa.
Bisa.
Asal kita tidak bermain di bekas luka lama
Asal kita telah meyembuhkan luka hingga mengering
Have I done that?
No comments:
Post a Comment