Friday, August 31, 2012

Perahu Kertas



"Kijang yang larinya cepat kayak kilat, bisa beku kayak patung kalau ketemu singa. Saking ketakutannya orang sama kamu, dia jadi kaku diam dan menutup diri, bukan karena dia yang kepingin. Itu relfleks yang gak bisa dia lawan, saking merasa salah sama kamu. Dia jadi takut ngedeketin kamu." - Eko pada Noni tentang Kugy

Make sense. Noted

"Kenangan itu cuma hantu disudut pikir. Selama kita cuma diam dan gak berbuat apa-apa, selamanya dia tetap jadi hantu. Nggak pernah jadi kenyataan" - Luhde pada Keenan

Agree.

"Kepala kamu akan selalu berpikir menggunakan pola 'harusnya' , tapi yang namanya hati selalu punya aturan sendiri. Ini urusan hati. Berhenti berpikir pakai kepala. Secerdas-cerdasnya otak kamu, nggak mungkin bisa dipakai untuk mengerti hati. Dengerin aja hati kamu" - Karel pada Kugy

Brain works well, I guess. It should be that way..

"Saya belajar dari kisah hidup seseorang. Hati tidak pernah memilih. Hati dipilih. Jadi kalau kamu bilang, kamu telah memilih saya, selamanya saya tidak pernah tulus mencintai saya. Karena hati tidak perlu memilih. Ia selalu tau kemana harus berlabuh" - Luhde pada Keenan

Oke sip!

"Kamu tidak kembali lagi pun saya mengerti. Kamu pernah ada di sini saja itu sudah cukup" - Luhde pada Keenan

*run into tears*

"Semua yang kamu lakukan adalah karena saya yang meminta. Carilah orang yang nggak perlu meminta apa-apa, tapi kamu mau memberikan segala-segalanya" - Remi pada Kugy

+1000000!!

"Hidup ini sudah diatur. Kita tinggal melangkah. Sebingung dan sesakit apa pun, semua sudah disiapkan bagi kita. Kamu tinggal merasakan saja. Kamu pasti tau jawabannya."
"Pada akhirnya, tidak ada yang bisa memaksa. Tidak juga janji atau kesetiaan. Tidak ada. Sekalipun akhirnya dia memilih untuk tetap bersamamu, hatinya tetap tidak bisa dipaksa oleh apa pun, oleh siapa pun." - Pak Wayan pada Luhde tentang Keenan

Keep in your mind that he isn't yours. Not now and never will be. You can't make him love you. You can't make his heart feel something it won't. So why still loving him that much? 


Tahu Diri - Maudy Ayunda

Berkali-kali kau berkata
Kau cinta tapi tak bisa
Berkali-kali ku t’lah berjanji
Menyerah…
Dan upayaku tahu diri
Tak s’lamanya berhasil…

Pergilah, menghilang sajalah
Pergilah, menghilang sajalah lagi…


No comments:

Post a Comment