Mungkin pemikiran ini muncul karena menyimpulkan sendiri kalau apa yang dijalanin bukan "jalan"nya
Terus kenapa dari awal pilih jalan ini?
Pilihan-pilihan yang sudah dijalanin ini cuma jadi semacam trial and error
Suatu saat Pak Helmy pernah bilang, "Ya itulah yang terjadi pada fresh graduate, mereka pasti masih mencari jati dirinya, termasuk untuk urusan pekerjaan"
Jauh sebelum itu, Ibu Dian juga pernah bilang, "Kita itu perempuan, memang kamu mau kerja sampe jadi apa nanti? Jadi direktur? Nggak juga kan"
(Kalau boleh intermezzo sedikit, 2 orang itu adalah yang sudah punya posisi tinggi yang gw kenal tapi paling tidak menggurui)
Aku dulu pernah bilang ke Ibu, kalau aku gak mau mengejar karir seperti orang pada umumnya, mengejar gaji atau uang. Waktu itu aku bilang aku mau jadi volunteer, sukarelawan. Dan yang selanjutnya aku inget adalah aku nangis di kamar mandi Plaza Semanggi karena entah apa yang waktu itu diucapin Ibu sama Bapak.
Beberapa kali aku iri dengan orang-orang yang bisa melepaskan apa yang mereka gak suka dengan mudah untuk kemudian mendapatkan apa yang mereka benar-benar suka. Mungkin dalam hal ini, aku selalu aware dengan hal apa yang sebenarnya aku gak suka sejak dari awal, tapi aku tipikal yang akan mencoba lebih dulu sejauh apa aku bisa. Yap that's trial and error thing.
Lalu baru-baru ini aku ketemu dengan oknum D. Damn smart! Dia mungkin bisa atau pun memang sudah mendapatkan apa yang rata-rata lulusan baru inginkan, ODP di BUMN. Toh pada kenyataannya posisi itu pun dia lepas, karena menganggap tidak sesuai dengan harapannya jangka panjang. Dia bilang begini, "Sekarang kerja ya cuma buat nambel kantong aja, tujuan gw kan tetep mau S2 itu. Pendidikan nomer 1 lah..."
Kembali ke pertanyaan pertama, trial and error apa selanjutnya?
Biar aku coba jawab dengan lebih jelas dengan rank probabilitas terjadinya error paling kecil
- Freelance itu digunakan untuk mendefinisikan pekerjaan membuat suatu karya tulisan, gambar, brand campaign sesuai kebutuhan klien (cmiiw)
- Travel blogger, siapa yang tidak mau travelling dan dibayar. Jalan-jalan ke daerah baru, wisata kuliner, pergi ke tempat bersejarah, berbaur dengan warga lokal, kemudian berbagi di blog.
- Guru di daerah pedalaman atau terapis di daerah bencana.
Itu cuma jawaban paling jujur dari apa yang aku mauin.
So, basically...
I just wanna be free and relax
I love dealing with people in deep and long relationship
Inspire one to another in so many beautiful ways
I love seeing new things, curious about things and places
Entah gimana caranya pasti ada jalan untuk mengakhiri trial and error dari diri aku sendiri
Dan jalan yang tepat harus dimulai dari sekarang bukan cuma diucapkan dari hari ke hari.
Selamat mengakhiri perjalanan! :D
No comments:
Post a Comment