Jason Mraz bicara begini dalam lagunya I Won't Give Up
"I had to learn what I've got and what I'm not,
And who I am"
Selain Mr. Mraz kita pun harus terus belajar untuk memahami banyak hal termasuk diri sendiri. Self reflection.
Seseorang meminta saya menonton film Black Hawk Dawn, sebuah film
perang. Bukan hanya kekerasan dan darah yang coba ditampilkan dalam film itu,
tapi pelajaran tentang hidup yang mungkin kita lewatkan.
*
Diam mungkin adalah yang terbaik dibanding bicara pada
mereka yang hanya mendengar tetapi tidak memahami. Tetapi diam bukan cara yang
baik jika untuk menutupi kenyataan.
When I go home people'll ask me,
"Hey Hoot, why do you do it man? What, you some kinda war junkie?"
You know what I'll say? I won't say a goddamn word. Why? They won't understand.
They won't understand why we do it. They won't understand that it's about the
men next to you, and that's it. That's all it is.
**
Seseorang akan selalu membutuhkan orang lain seperti
dokter yang butuh dokter lain untuk mengobati dirinya atau untuk memastikan
bahwa obat yang dipilihnya paling manjur untuk lukanya. Hanya kesombongan (bagi
saya) ketika seseorang mengatakan saya tau cara menyembuhkan luka ini
sendiri atau saya bukan orang yang suka ditolong bukan orang
yang butuh bantuan. Apalah seorang manusia biasa yang merasa sanggup
hidup sendiri, lalu dengan lantang menolak orang yang baru saja menunjukkan
sedikit empatinya. Apalah seorang manusia yang sesulit itu untuk menghargai
sedikit saja orang lain, walaupun orang lain tersebut tidak memintanya, karena
menolong sebenarnya adalah sebuah kebutuhan dari hati nurani setiap insan
manusia, bukan tuntutan sosial.
***
Bahwa pada akhirnya seburuk apapun kondisi kita saat
ini, kita lah yang harus lari berusaha menyelamatkan diri. Bukan menggantungkan
harapan pada orang lain. You have to stand on your feet and run to save
your own life. Tetapi hal itu bukan alasan bagi siapapun
untuk, paling tidak, mengutarakan 'terima kasih' pada mereka yang mencoba
peduli.
"Gordy is gone, man. I'll be outside" (said ranger to pilot)
Bicara atas nama sendiri, maka saya lebih baik
menerima pertolongan, sesalah apapun pertolongan itu, seburuk apapun hasilnya,
saya menghargai mereka yang mau meluangkan waktu tenaga pikiran perasaan dan
segala yang mereka investasikan untuk saya. Sama halnya ketika saya tau
seseorang berkata tidak sebenarnya, menutupi banyak hal atas pertimbangan
apapun, sekarang saya memilih untuk tidak menyerangnya. Berbohong bukan hal
yang mudah bagi orang normal yang masih memiliki moral. Maka ketika berbohong
itu menjadi pilihan, biarkan, the truth will lies itself.
****
Leave no man behind. Teman
tidak akan meninggalkan seseorang yang disebut teman. Teman tidak akan
menjatuhkan seseorang yang disebut teman. Teman yang baik adalah teman
yang selalu ada, bukan hanya ada saat dibutuhkan, atau saat diminta.
"I have two delta sniper, Shughart and Gordon, volunteering to secure crash site two"
"No, super 62, negative that request. Can't risk another bird"
"We don't see anything moving down there. We don't even know if anyone's alive"
"Do what you can from air"
(next couple minutes)
"I want to make sure that you understand what you're asking, so say it out loud"
"We're asking to go in and set up a perimeter until ground support alive"
"You realize that I cannot tell you when that might be, it could be take a while. You still want to go in there?"
"Yes, Sir"
Menolong yang positif itu tidak perlu mengenal siapa
yang ditolong. Menolong dengan ikhlas tanpa berpikir apakah itu akan merugikan
atau menguntungkan dirinya. Menolong yang ikhlas tidak semudah saya menuliskannya
disini, karena sisi egois saya jauh lebih besar dari apa yang saya bayangkan.
Sisi egois saya menuntut semua berjalan sesuai dengan
harapan saya, bekerja menurut aturan saya. Egoisme yang memangkas habis
kepekaan pada orang yang telah begitu banyak menginvestasikan dirinya untuk
memenuhi harapan dan permintaan saya, lalu atas dasar apa saya berani menuntut hal yang lebih
besar pada orang itu ketika ketulusan saja tidak sempat saya tawarkan?
*****
I was talking
to Blackburn the other day, and he asked me "What changed? Why are we
going home?" and I said "Nothing." That's not true either; I
think everything's changed.
We all make mistakes, that's why we still have to learn a lot in life about what we've got, what we're not, and who exactly we are so we can make a little positive change in ourselves. We included me and also you.
No comments:
Post a Comment