Saturday, June 8, 2013

Clear thought

Saya mau jadi manusia yang cerdas. Berwawasan luas. Berpikir matang. Saya mau jadi manusia yang rendah diri. Memaafkan orang lain. Peduli pada sekitar. Berbagi.

Saya mau jadi makhluk yang pandai berbagi. Saya suka nulis. Saya mau berbagi lewat tulisan. Makanya saya harus latihan nulis. Salah satunya banyak baca, banyak informasi. Mbuh sopo sing arep moco sih.

Saya tiba-tiba ingat opini dari orang yang ternyata entah bagaimana memperhatikan saya (ciee.. gak perlu disebutlah gak enak sama orangnya).

"Saya tau, kamu cewek yang smart dan independent."

"Elo itu punya prinsip. Gak banyak orang yang bisa ngomong 'ya udah' tepat waktu dan tepat sasaran."

Hahaha.

Dan saya paling ingat..

"Masalahnya gwa tau lo banget. Lo juga bisa lemah kan. Kalo mau nangis, nangis aja."

Hahaha.

Dalam kondisi yang terhimpit, terdesak, tertekan, terasa tidak nyaman, sebenarnya itu saat manusia diuji. Orang yang terakhir itu contohnya. Uda paling bisa.

Nah dari kondisi kurang menyenangkan itu, beberapa bounch back, karena punya mental baja. Itu kenapa saya memaksa diri saya harus jadi orang yang cerdas. Biar bisa mikir. 

Beberapa collapse, saya gak bilang karena mentalnya lemah, gak sebaja orang lain pun dia tetep manusia. Itu kenapa saya mau jadi orang yang rendah diri, manfaatkan saya untuk mengangkat kamu atau kita bisa sama-sama berdiri bareng, jalan bareng, ngopi-ngopi. Bahagia lagi!

Saya tetep gak suka sama beberapa hal : (1) sok bijaksana (kamu tau kan maksudnya 'sok' ngerasa paling bener), (2) senyum :) (fake banget udah banyak bukti), (3) ketawa hehe (ketawa aja pelit, ketawa itu hahahaha)

Ya sudah segini saja, selamat malam!

No comments:

Post a Comment