Thursday, June 13, 2013

Untung masih punya malu - Cerita tentang hijab

"Kenapa kok pake hijab, kan masih muda.. Dapet hidayah?"

"Kenapa nggak..."

Saya malu.

Malu, kalau urusan pake hijab aja setengah-tengah, kadang pake kadang nggak. Awalnya bilang "mau belajar dulu", tapi lama-lama malu dilihat sama Allah. Padahal kita maunya segala urusan bisa segera dan lancar.

Malu, kalau pas jalan-jalan sama temen, yang lain pada tertutup pake tangan panjang, pake jilbab, tapi diri sendiri malah buka-bukaan. Risih rasanya.

Malu, gak menepati janji sama agama sendiri. Aturan memakai hijab ini kan uda tertulis jelas di Al-Qur'an, siapa pun dan dimana pun juga mengatakan hijab itu wajib. Kalau uda tau, uda baca aturannya, kenapa gak dijalanin? Lagi, padahal janji sama sesama manusia bisa kita usahain untuk dipenuhi.

Allah uda baik banget sama kita. Kenapa kita gak bisa memberikan usaha yang sama buat menyenangkan Allah sebesar usaha kita untuk menyenangkan orang-orang terdekat?

Malu.

Saya pribadi juga banyak pertimbangan sebelum berhijab, yang menurut saya itu manusiawi. 

Saya masih muda, masih pengen bereksperimen dengan model pakaian, model rambut, hingga ada satu waktu saya merasa perempuan-perempuan yang berhijab itu cantik. Saya mulai lihat majalah mode untuk perempuan muslim. Dan semua yang saya khawatirkan terjawab, mode busana muslim juga berkembang.

Saya pengen keluar negeri, backpacking juga travelling. Katanya beberapa negara punya aturan ketat untuk perempuan muslim yang berhijab. Jadi takut gak bisa keluar negeri? Takut dikira teroris? Coba search di google nama Dian Pelangi, Asma Nadia. Dian Pelangi baru saja mengadakan fashion show di Eropa (kalau mau beli koleksi Dian Pelangi harus nabung kali nih zzz). Asma Nadia juga sudah menjelajahi 130 kota di 30 negara di dunia. Bisa kan?

Di buku Asma Nadia yang berjudul The Jilbab Traveller ada kutipan ini:

Berjilbab bukan berarti kamu nggak bisa keliling dunia. 
Jalan-jalan aman, nyaman, mudah, murah, bahkan gratis bagi muslimah.

Jadi?

Semoga istiqomah ^^


No comments:

Post a Comment