- Berbahagialah melihat orang yang kamu cintai.
- Bersemangatlah untuk menjawab rasa pensaranmu sendiri kepada hal-hal baru.
- Jangan pernah meremehkan kekuatan pujian.
- Jangan takut menunjukkan sukacita. Jika kamu senang, tunjukkan.
- Tidur sianglah dan lakukan peregangan ketika bangun.
- Bersetialah!
- Pada siang hari, ketika panas menyengat, bersantailah di bawah pohon.
- Milikilah mainan favorit.
- Jangan menyimpan dendam.
- Tidurlah dalam posisi yang menurutmu paling nyaman.
- Garuk gatalmu sendiri.
- Lindungilah orang-orang yang kamu cintai.
- Terimalah pujian dan perhatian dengan tulus.
Hal-hal yang Kamu Bisa Pelajari dari Seekor Anjing
- Istirahat dan relaksasi adalah kunci menuju kebahagiaan dan jangan bekerja terlalu keras.
- Selalu sisihkan waktu untuk tidur bermalas-malasan seperti kucing.
- Malam hari adalah waktu yang menyenangkan untuk berbagi dengan keluarga. Sempatkan bermain dengan anak-anakmu.
- Habiskan waktu dengan orang yang kamu cintai, terutama saat mereka bekerja. Duduklah di dekat komputernya dan mendengkurlah kalau perlu, sesekali kamu boleh mengacaukan keyboard-nya.
- Tunjukkan kepada orang-orang yang kamu cintai bahwa kamu mencintai mereka.
- Tunjukkan keriangan ketika mendapatkan hadiah.
- Nikmatilah sinar matahari.
- Jagalah kamar mandi tetap bersih.
- Sesekali duduklah di beranda dan nikmatilah pemandangan.
- Bersikaplah mandiri.
- Jangan mau melakukan semua yang orang minta.
- Tetap tenang. Jika kamu tidak ingin melakukan sesuatu, tidak perlu berdebat.
- Jangan takut jika sesekali melihat sesuatu dari perspektif yang berbeda. Duduklah di rak buku atau mengintiplah dari kolong kursi.
"Kenapa kalian bisa putus?"
"Karena cinta kami seperti sepasang anjing dan kucing."
Itulah kutipan dari cerita Cinta (Kami) seperti Sepasang Anjing dan Kucing dalam kumpulan cerita yang dibukukan oleh Aan Mansyur dalam judul Kukila. Saat ini saya sedang membaca ulang buku ini. Serius membaca buku ulang buku ini artinya mengalahkan buku Pandji - Berani Mengubah dan Dewi Lestari - Rectoverso. Pertemuan pembaca dan sebuah novel juga seperti perjodohan. Sebelum memutuskan membeli novel ini di toko buku, karena uang yang terbatas, saya butuh menimbang-menimbang buku mana yang saya beli sekitar hampir 1 jam (--a) Tapi saya tulisan Mas Aan yang sederhana di blognya, jadi saya beli novel ini.
Novel romansa yang akhirnya bisa saya taklukan lagi setelah lama "bermusuhan", Kukila bagaikan sebuah cerita yang mendebarkan. Kesederhanaan yang rumit, tapi mengalir tanpa henti. Sebagai awam dibidang sastra, jangan berpikir bahwa novel ini adalah novel galau abg. Saya sampai bergumam "Anjiiiir" ketika membaca fakta-fakta yang diungkap dalam cerita pertama di buku ini, Kukila (Rahasia Pohon Rahasia).
Berapa harga sebuah Januari? Aku ingin memiliki Januari yang basah. Bulan yang menghapus gerah-gerah. Tapi Januari atau September bukan cincin yang dipajang di etalase toko, yang bisa kita beli kalau uang cukup dan kita tukar bila tak suka. - Kukila (Rahasia Pohon Rahasia)
No comments:
Post a Comment